
BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET
Sekolah Luar Biasa (SLB)-C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran berlangsung mulai 2 hingga 12 Juni 2026 dengan mengedepankan prinsip pendidikan inklusif, ramah anak, dan tanpa pungutan biaya.
Kepala SLB-C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan, Salmah, mengatakan sekolah berkomitmen memberikan akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak berkebutuhan khusus tanpa menerapkan pembatasan kuota maupun jalur penerimaan tertentu.
“SPMB di SLB Negeri Pembina Kalsel menerapkan prinsip ramah anak. Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin mendaftar dan seluruh prosesnya gratis tanpa pungutan biaya,” ujarnya di Banjarbaru, Jumat (5/6/2026).
Menurut Salmah, tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SLB Negeri Pembina membuat kapasitas sekolah hampir terisi sejak hari kedua pelaksanaan pendaftaran. Kondisi tersebut dipengaruhi banyaknya peserta didik dari jenjang internal yang melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya di sekolah yang sama.
“Sebenarnya pada hari kedua kapasitas sudah hampir penuh karena banyak lulusan dari jenjang sebelumnya yang melanjutkan ke tingkat berikutnya. Dari TKLB misalnya, ada 18 siswa yang melanjutkan ke SDLB, demikian juga pada jenjang SMP dan SMA,” katanya.
Meski demikian, pihak sekolah memastikan seluruh anak berkebutuhan khusus tetap memiliki kesempatan memperoleh layanan pendidikan. Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah peserta didik, sekolah telah menyiapkan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing siswa.
Peserta didik yang mampu mengikuti pembelajaran secara klasikal akan ditempatkan dalam kelas reguler, sementara siswa yang memerlukan pendampingan khusus akan mendapatkan layanan pembelajaran individual.
“Kami menyiapkan beberapa sistem pembelajaran ke depan. Anak-anak yang bisa belajar secara klasikal akan mengikuti pembelajaran di kelas, sedangkan yang membutuhkan layanan khusus akan diberikan pembelajaran individual. Dengan cara ini, kami berharap seluruh anak berkebutuhan khusus yang ingin bersekolah dapat terlayani dengan baik,” jelasnya.
Salmah menegaskan, penerapan SPMB ramah anak bertujuan memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak berkebutuhan khusus tanpa diskriminasi.
Selain menerima peserta didik baru, sekolah juga membuka kesempatan bagi siswa pindahan dari sekolah lain dengan syarat calon peserta didik hadir langsung saat proses pendaftaran. Adapun dokumen yang harus disiapkan meliputi akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua.
Saat ini, SLB-C Negeri Pembina Kalsel menyelenggarakan empat jenjang pendidikan, yakni TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB dengan dukungan 65 tenaga pendidik.
Untuk menjaga kualitas layanan pendidikan, sekolah menerapkan rasio satu guru untuk lima siswa pada jenjang TKLB dan SDLB, serta satu guru untuk delapan siswa pada jenjang SMPLB dan SMALB.
Di akhir keterangannya, Salmah mengajak masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus, khususnya di wilayah Liang Anggang, Banjarbaru, dan sekitarnya, untuk memanfaatkan kesempatan pendaftaran yang masih dibuka hingga 12 Juni 2026.
“Bagi masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus, silakan mendaftar di sekolah kami. Insyaallah kami akan memberikan pelayanan yang memuliakan anak dan melayani seluruh anak berkebutuhan khusus di wilayah Liang Anggang, Banjarbaru, dan sekitarnya,” pungkasnya(mckalsel/lnk).














