BANJAR LENTERAKKALIMANTAN.NET

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman mengajak masyarakat untuk terus meneladani dan mengamalkan ajaran Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Haul ke-220 Datu Kalampayan di Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Hasnuryadi mengatakan peringatan haul bukan sekadar tradisi, melainkan wujud kecintaan masyarakat Banua kepada ulama besar yang telah berjasa menyebarkan ajaran Islam, tidak hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga hingga ke berbagai penjuru dunia.

Ia menegaskan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari merupakan sosok ulama besar yang pemikirannya menjadi rujukan umat Islam, salah satunya melalui karya monumental Sabilal Muhtadin.

Menurutnya, ajaran dan pemikiran tersebut merupakan anugerah besar yang patut disyukuri sekaligus diamalkan oleh masyarakat.

“Ini adalah karunia luar biasa bagi kita masyarakat Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan kita tidak hanya bersyukur, tetapi juga mampu mengamalkan ajaran beliau sebagai bekal menjalani kehidupan, baik di dunia maupun akhirat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin kepada seluruh masyarakat yang hadir serta memohon doa agar pemerintah daerah dapat terus menjalankan amanah dalam melayani masyarakat Banua.

Hasnuryadi turut mengajak masyarakat menjadikan momentum haul sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta mempererat persatuan di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat dan mengajak untuk menjaga nilai-nilai ibadah Ramadan agar tetap istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan apa yang kita jalani selama Ramadan bisa terus kita amalkan. Kita jaga persatuan, kita doakan agar dunia ini diberikan keselamatan, dan khususnya masyarakat Kalimantan Selatan selalu dalam keadaan damai, sehat, dan penuh keberkahan,” tuturnya.

Haul ke-220 tersebut dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah sebagai bukti kuatnya kecintaan masyarakat terhadap ulama serta tradisi keagamaan yang telah mengakar sebagai identitas budaya di Kalimantan Selatan(mckalsel/lnk).

Bagikan: