JAKARTA – LENTERAKKALIMANTAN.NET Kepemimpinan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dalam memperkuat sektor ekonomi daerah mendapat pengakuan nasional. Muhidin dinobatkan sebagai Top Pembina BUMD 2026 pada ajang bergengsi TOP BUMD Awards 2026 yang dihelat di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Penghargaan prestisius berupa Medali Golden Trophy ini diserahkan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, yang hadir mewakili Gubernur. Capaian ini menjadi bukti konkret keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel dalam mengorkestrasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya sektor perbankan, agar tetap kompetitif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menegaskan bahwa apresiasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol keberhasilan tata kelola (governance) yang sehat di tubuh BUMD. Momentum ini terasa kian spesial karena bertepatan dengan perayaan hari jadi Pemprov Kalsel.

“Penghargaan tersebut menjadi kado istimewa dalam peringatan hari jadi ke-76 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja BUMD sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah,” ujar Syarifuddin.

Ia menambahkan bahwa raihan ini harus menjadi pemantik standar baru dalam pelayanan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Keberhasilan Kalsel di ajang ini bersifat komprehensif. Tidak hanya sang Gubernur yang menyabet penghargaan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, juga sukses meraih gelar Top CEO BUMD 2026. Duet kepemimpinan antara pembina (Gubernur) dan pelaksana (CEO) ini dinilai dewan juri berhasil membawa Bank Kalsel dan unit BUMD lainnya menunjukkan performa impresif, inovatif, dan berkelanjutan.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan kriteria ketat yang mencakup:
◾Pencapaian Kinerja: Pertumbuhan aset dan laba yang stabil.
◾Inovasi: Kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital.
◾Kontribusi Ekonomi: Dampak langsung terhadap pembangunan ekonomi di Banua.

Syarifuddin berharap pengakuan ini mendorong BUMD di Kalimantan Selatan untuk tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, tantangan ke depan adalah bagaimana memastikan BUMD tetap menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

Acara yang berlangsung di Lantai 11 Ciputra World tersebut turut dihadiri oleh pejabat teras Kalsel, di antaranya Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel Firmansyah serta Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor.

TOP BUMD Awards sendiri merupakan ajang apresiasi terbesar dan paling bergengsi bagi BUMD di Indonesia, yang menitikberatkan pada perbaikan kinerja dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
(Adpim/Lnk)

 

Bagikan: