
TABALONG – LENTERAKKALIMANTAN.NET Deru mesin dan aksi nekat balap liar yang kerap menghantui keheningan malam di Tabalong mulai mendapat jawaban tegas. Menanggapi gelombang keluhan masyarakat melalui call center 110, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabalong meluncurkan Blue Light Patrol, sebuah operasi sterilisasi jalan raya untuk menjamin keamanan publik pada jam-jam rawan.
Personel di bawah komando Kasat Lantas AKP Oky Hermawan bergerak menyisir titik-titik krusial pada Kamis, 16 April 2026 dini hari. Operasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya preventif guna menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Kalimantan Selatan.
Patroli tersebut menyasar dua lokasi yang kerap dilaporkan menjadi arena adu kecepatan ilegal, yakni:
◾Jembatan Mantuil, Desa Mantuil, Kecamatan Muara Harus.
◾Desa Pailat Kecamatan Kalua Kabupaten Tabalong
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan dengan lampu biru yang menyala khas (Blue Light) bertujuan untuk memutus niat para pelaku balap liar sebelum aksi dimulai.
“Patroli Blue Light yang dilaksanakan pada malam hingga dini hari ini bertujuan untuk mencegah aksi balap liar serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau kepada para pemuda agar tidak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas Iptu Heri Siswoyo.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya laporan warga yang merasa terganggu oleh kebisingan dan ancaman kecelakaan akibat balap liar. Dengan pengerahan personel secara langsung di titik-titik rawan, kepolisian berupaya mengubah wajah jalan raya yang mencekam menjadi kondusif.
Iptu Heri menambahkan bahwa intensitas patroli ini tidak akan mengendur dalam waktu dekat. Polres Tabalong berkomitmen untuk melakukan penyisiran secara rutin, terutama pada jam-jam kecil di mana pengawasan sering dianggap lengang oleh para pembalap liar.
Hingga berakhirnya operasi pada Kamis dini hari tersebut, petugas melaporkan situasi di lokasi sasaran dalam keadaan aman, terkendali, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gesekan fisik maupun insiden menonjol, menandakan kehadiran aparat efektif meredam potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).










