PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E, S.H, M.H, melontarkan seruan keras kepada generasi muda di wilayahnya untuk berhenti sekadar menjadi penonton pembangunan. Dalam sebuah pernyataan strategis, Rumiadi menegaskan bahwa pemuda adalah “kiblat bangsa” yang memegang kendali atas arah masa depan daerah.

Menurut Rumiadi, tanpa fondasi generasi yang tangguh, sebuah bangsa akan kehilangan arah layaknya kapal tanpa kompas. Ia menuntut pemuda Murung Raya untuk tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga mengedepankan integritas moral dan etika.

“Jadilah pemuda Murung Raya yang berpredikat baik dan berakhlak mulia, berprestasi, kreatif, dan profesional di segala bidang keterampilan,” tegas Rumiadi di Puruk Cahu, Kamis (9/4/26).

Di tengah gempuran globalisasi, politisi senior ini mengingatkan agar kemajuan teknologi dan inovasi tidak membuat pemuda tercabut dari akar budayanya. Ia menekankan bahwa pelestarian tradisi di Bumi Tana Malai Tolung Lingu adalah harga mati bagi identitas daerah.

“Mari kita jaga dan lestarikan budaya kita, agar tetap menjadi identitas kita sebagai bangsa,” tambahnya. Ia berharap pemuda mampu menjadi jembatan yang menghubungkan antara nilai-nilai luhur leluhur dengan tuntutan inovasi masa kini.

Rumiadi memproyeksikan bahwa sinergi antara kemampuan berinovasi dan penghormatan terhadap tradisi akan melahirkan “Generasi Emas” bagi Murung Raya. Ia mengajak seluruh elemen pemuda untuk mulai berkarya secara nyata di berbagai sektor profesional.

“Dengan demikian, kita dapat menjadi generasi yang berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. Kami percaya, pemuda Murung Raya dapat menjadi generasi emas yang membawa kemajuan dan kemakmuran,” pungkasnya optimis.(Lkg)

 

Bagikan: