
BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengapresiasi inisiatif Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan yang menghadirkan fasilitas Safety Driving Center sebagai upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas di daerah.
Menurut Muhidin, keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah strategis yang sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berbudaya, dan berakhlak.
“Pemprov Kalsel tentu mendukung langkah penguatan keselamatan lalu lintas ini sebagai bagian dari pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” kata Muhidin di Banjarbaru.
Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan isu penting yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Berdasarkan data Korlantas Polri tahun 2024, sekitar 95 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor manusia.
“Oleh sebab itu, pendekatan edukasi dan perubahan perilaku pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan,” tambahnya.
Muhidin menilai Safety Driving Center tidak hanya menjadi sarana pelatihan keterampilan berkendara, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran untuk membangun karakter disiplin serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Kehadiran pusat keselamatan berkendara ini menjadi sarana pembelajaran yang terintegrasi, baik dari sisi teori, praktik, hingga simulasi, sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang utuh,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum, untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal agar edukasi keselamatan berkendara dapat menjangkau lebih luas.
Ke depan, Muhidin berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dunia pendidikan, dan para pemangku kepentingan terus diperkuat guna menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di Kalimantan Selatan.
“Fasilitas ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian di jalan raya,” pungkasnya(mckalsel/lnk).














