
BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus mendorong peningkatan kepemilikan sekaligus pemanfaatan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menjajaki kerja sama dengan Amanah Borneo Park sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang KIA.
Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan melalui kunjungan Kepala Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan, Dewi Fuziarti, bersama jajaran ke Amanah Borneo Park di Banjarbaru, Rabu (3/6/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan cakupan kepemilikan KIA, membangun budaya sadar administrasi kependudukan sejak dini, serta mengoptimalkan pemanfaatan KIA sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak.
Kepala Disdukcapil Kalsel, Dewi Fuziarti, mengatakan KIA tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi anak, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan sejak usia dini.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi pemegang KIA. Dengan demikian, masyarakat akan semakin terdorong untuk mengurus dokumen kependudukan anak karena merasakan langsung manfaat yang diberikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KIA merupakan identitas resmi yang diterbitkan Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota bagi anak berusia di bawah 17 tahun dan belum menikah. Dokumen tersebut memiliki peran penting dalam perlindungan, pendataan, serta pemenuhan hak konstitusional anak sebagai warga negara.
Menurut Dewi, kolaborasi dengan sektor usaha, termasuk destinasi wisata keluarga, menjadi strategi efektif untuk meningkatkan nilai manfaat KIA sekaligus memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah dan pihak swasta dapat terus diperkuat. Pemanfaatan KIA melalui berbagai bentuk layanan maupun fasilitas khusus akan memberikan nilai tambah sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk melengkapi dokumen kependudukan anak-anak mereka,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dewi berharap kerja sama dengan Amanah Borneo Park dapat segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat langsung bagi anak-anak pemegang KIA di Kalimantan Selatan.
“Apabila kerja sama ini dapat direalisasikan, kami berharap anak-anak yang memiliki KIA bisa memperoleh berbagai kemudahan ketika berkunjung ke Amanah Borneo Park, baik dalam bentuk potongan harga tiket masuk maupun layanan khusus lainnya. Ini menjadi salah satu bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar kepemilikan KIA semakin meningkat di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Amanah Borneo Park sebagai salah satu destinasi wisata keluarga terbesar di Kalimantan Selatan dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung program pemanfaatan KIA karena menjadi tujuan rekreasi favorit masyarakat dengan beragam wahana edukatif dan ramah anak.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Disdukcapil Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang tidak hanya berfokus pada penerbitan dokumen, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa(mckalsel/lnk).













