BANJARMASIN – LENTERAKALIMANTAN.NET
Menjelang Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengambil langkah taktis untuk meredam gejolak harga bahan pokok. Melalui gelaran “Gerakan Pangan Murah”, otoritas kepolisian setempat menyalurkan sedikitnya 15.100 paket bahan pangan bagi personel Polri dan masyarakat umum di halaman Mapolda Kalsel, Senin (9/3/2026).

Langkah ini diambil sebagai respons atas potensi kenaikan permintaan kebutuhan pokok yang lazim terjadi menjelang lebaran. Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, membuka langsung kegiatan didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Ny. Yennie Rosyanto Yudha, serta jajaran pejabat utama dan instansi lintas sektoral.

Untuk memastikan intervensi harga berjalan efektif, Polda Kalsel membagi distribusi menjadi dua kategori utama:

◾Paket Pangan Gratis (3.500 Paket): Terdiri dari 2.300 paket sayuran dan timun suri, 1.000 paket ikan segar, serta 200 paket daging ayam hasil kolaborasi dengan Dinas Pertanian, Kelautan, dan Peternakan.

◾Paket Pangan Murah (11.600 Paket): Meliputi paket subsidi seharga Rp50.000 dan Rp100.000, hingga 8.000 paket sembako satuan yang mencakup minyak goreng, susu, gula, sarden, hingga kacang kupas.

Kapolda Kalsel menegaskan bahwa Polri memiliki peran krusial dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional. Selain aspek makro, kegiatan ini juga menyasar kesejahteraan internal korps bayangkara.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk menjaga stabilitas harga pangan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H. Sasaran utamanya adalah anggota Polda Kalsel dan masyarakat umum agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kalsel sekaligus Kasatgas Pangan, Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar.

Menurut Gafur, pasar murah ini secara spesifik ditujukan untuk membantu sekitar 4.500 anggota Polri dan ASN di lingkungan Polda Kalsel serta warga di sekitar Mapolda agar beban ekonomi rumah tangga mereka sedikit teringan di bulan suci Ramadhan.

Di balik seremonial pasar murah, Satgas Pangan Polda Kalsel juga mengirimkan pesan tegas kepada para pelaku usaha di wilayah Kalimantan Selatan. Kolaborasi dengan Bulog dan berbagai dinas terkait tidak hanya berhenti pada bazar, tetapi berlanjut pada pengawasan rantai pasok.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, menyampaikan bahwa Satgas Pangan terus menghimbau pedagang untuk menjaga stabilitas harga. Polisi meminta seluruh pihak memastikan harga pangan tetap berada dalam koridor Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Penjualan (HAP).

“Kami berharap harga tidak membebani masyarakat selama momentum lebaran. Sinergi ini adalah upaya kita memastikan keberkahan Ramadhan dirasakan semua lapisan,” pungkas Adam.

 

Bagikan: