
TABALONG – LENTERAKKALIMANTAN.NET Gema takbir berkumandang di Bumi Saraba Kawa saat ratusan jemaah Muhammadiyah di Kabupaten Tabalong melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri 1447 H pada Jumat pagi, 20 Maret 2026. Meski dilaksanakan lebih awal dari penetapan sebagian ormas lainnya, prosesi ibadah di tiga lokasi utama berlangsung khidmat di bawah pengawalan ketat aparat gabungan.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tabalong memusatkan pelaksanaan ibadah di tiga titik strategis guna mengakomodasi jemaah dari berbagai kecamatan. Berdasarkan pantauan di lapangan, konsentrasi massa terbesar berada di dua wilayah perkotaan dan satu wilayah selatan:
✅Halaman Kantor DPRD Tabalong (Kelurahan Mabuun): Menjadi titik teramai dengan kehadiran sekitar 400 jemaah. Bertindak sebagai khatib adalah Ustadz H. Zainal Muttaqin dengan imam Ustadz Noor Ilmi.
✅Halaman Masjid Istiqomah (Desa Masintan, Kelua): Di wilayah selatan, sekitar 450 jemaah memadati lokasi ini. Ibadah dipimpin oleh Ustadz Hairani, S.Pd.I., yang merangkap sebagai imam sekaligus khatib.
✅Lapangan Kodim 1008/Tabalong (Kecamatan Tanjung): Sebanyak 300 jemaah melaksanakan sholat di bawah pimpinan Ustadz M. Bukhari sebagai imam dan khatib.
Kelancaran ibadah ini tidak lepas dari skema pengamanan terpadu yang melibatkan personel Polres Tabalong, TNI, serta komando kesiapsiagaan angkatan muda Muhammadiyah. Kehadiran petugas berseragam di sekitar lokasi memastikan arus lalu lintas dan keamanan jemaah tetap terjaga.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menegaskan bahwa pihaknya memberikan jaminan keamanan penuh bagi seluruh warga yang merayakan Idul Fitri hari ini.
“Personel kami bersama TNI dan unsur terkait telah melakukan pengamanan di setiap titik lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Iptu Heri Siswoyo dalam keterangan resminya.
Heri menambahkan bahwa kunci kondusifitas hari raya tahun ini adalah kolaborasi yang solid antarinstansi. “Sinergitas antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama pelaksanaan hari raya,” pungkasnya.














