
PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah mulai membayangi aktivitas warga di Kabupaten Murung Raya. Menanggapi dinamika mobilitas masyarakat ini, Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan ekstra selama perjalanan menuju kampung halaman maupun saat kembali.
Imanudin menekankan bahwa momen kebahagiaan Lebaran jangan sampai tercederai oleh kelalaian kecil yang berakibat fatal. Ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap anggota keluarga, terutama anak-anak, serta keamanan logistik selama di perjalanan.
“Kami berharap agar setiap warga memperhatikan anak-anak dan juga barang bawaan agar sesampainya di tujuan dalam keadaan sehat dan aman,” ujar Imanudin saat memberikan keterangan resminya pada, Selasa (17/3).
Selain keselamatan di jalan, politisi ini juga memberikan panduan praktis bagi warga yang hendak meninggalkan hunian dalam keadaan kosong. Langkah preventif terhadap potensi kebakaran dan pencurian menjadi poin utama yang ia garis bawahi.
“Sebelum bepergian meninggalkan rumah, pastikan arus listrik yang dianggap tidak penting sudah dinetralkan dan api kompor serta rumah sudah tertutup rapi,” tegasnya. Menurutnya, kepastian keamanan rumah akan membuat masyarakat lebih tenang dalam menjadikan Idul Fitri sebagai momentum berbahagia bersama keluarga untuk saling memaafkan.
Dalam perspektif sosial-budaya, Imanudin juga mengingatkan pentingnya tradisi Hasupa Hasundau (bertemu dan berkumpul) sebagai perekat kekeluargaan. Meski pertemuan mungkin hanya berlangsung singkat, kualitas silaturahmi menjadi kunci untuk memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan sanak saudara.
“Pentingnya menjaga silaturahmi Hasupa Hasundau dengan keluarga, walaupun sebulan sekali tetapi pada saat yang tepat untuk memastikan bahwa keluarga tetap dalam keadaan sehat wal’afiat dan tetap dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya.
Menutup imbauannya, Imanudin mewakili institusi legislatif dan pribadi menyampaikan pesan kerendahan hati kepada seluruh masyarakat Murung Raya. Menggunakan perumpamaan tradisional, ia menyadari bahwa interaksi sosial tidak luput dari kekhilafan.
“Izinkanlah kami atas Anggota DPRD Mura dan atas nama pribadi serta segenap keluarga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin apabila seandainya selama menjalankan hidup di dunia fana ini ada terdapat khilaf salah. Bagaikan kata pepatah, tidak ada gading yang tidak retak… begitu pula dengan diri kami dan keluarga yang tidak pernah luput dari salah dan dosa. Maka dari itu kami mohon rida, mohon maklum, dan juga dimaafkan lahir dan batin,” pungkasnya.











