MURUNG RAYA – LENTERAKKALIMANTAN.NET

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti, S.E., M.M., menyerukan momentum evaluasi besar-besaran bagi arah pembangunan di Bumi Tira Tangka Balang. Ia menegaskan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan “titik balik” strategis guna memperkuat pondasi pembangunan agar lebih berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Bagi Olivia, perubahan tidak bisa dicapai hanya dengan rutinitas. Keberanian untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki sistem menjadi kunci utama dalam memastikan setiap kebijakan tepat guna dan tepat sasaran.

“Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti, menanggapi hal tersebut merupakan sebuah langkah strategis yang harus kita kawal bersama,” ujar Olivia kepada awak Media Suara Akar Rumput, menekankan pentingnya sinergi kolektif dalam mengawal proses perubahan daerah.

Dalam pandangannya, pembangunan yang berkualitas harus diukur dari akses layanan yang setara, pertumbuhan ekonomi lokal, dan kelestarian lingkungan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Olivia memaparkan tiga poros utama yang harus segera diperkuat:

◼️Perencanaan Berbasis Data: Kebijakan harus lahir dari data lapangan yang tervalidasi, bukan sekadar asumsi di balik meja kerja.
◼️Transparansi Anggaran: Menjamin kedisiplinan fiskal agar setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
◼️Pengawasan Partisipatif: Melibatkan elemen krusial seperti tokoh adat, komunitas, dan generasi muda dalam proses pengawasan pembangunan.

Menurut Olivia, sinergi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat sipil merupakan syarat mutlak agar arah pembangunan tidak melenceng demi kepentingan jangka pendek.

Menyoroti dinamika birokrasi, Olivia mengingatkan bahwa efektivitas pembangunan tidak hanya bergantung pada kecepatan eksekusi, tetapi pada konsistensi penyelesaian program.

“Keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh seberapa cepat kita memulai, tetapi seberapa konsisten kita menuntaskan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kesejahteraan rakyat bukanlah sebuah hadiah, melainkan buah dari kerja keras yang terukur. Olivia menekankan pentingnya menanamkan budaya kerja yang tuntas, melayani dengan hati, dan memiliki tanggung jawab penuh terhadap hasil (akuntabilitas).

Langkah ke depan, menurut Olivia, sudah cukup terang. Pemetaan masalah prioritas dan penyusunan intervensi berbasis bukti harus dilakukan secara komprehensif, diikuti dengan evaluasi yang transparan kepada publik.

Dengan mengedepankan pondasi yang lebih kuat, ia optimistis Kabupaten Murung Raya dapat melakukan lompatan kualitas pembangunan. Ujung dari semua kebijakan ini diharapkan kembali ke rakyat dalam bentuk perbaikan infrastruktur, percepatan layanan publik, dan pemerataan kesejahteraan yang dirasakan lintas generasi di Bumi Tira Tangka Balang.(Lkg)

Bagikan: