BANJARMASIN – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menekankan pentingnya meneladani perjuangan para ulama sebagai kompas moral bagi generasi masa kini. Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Haul ke-133 Datu Muhammad Amin yang berlangsung khidmat di Masjid Al Amin, Banua Anyar, Banjarmasin, Jumat malam, 17 April 2026.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Bagian Bina Mental Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Pauji, SE, MM, menegaskan bahwa sosok Datu Muhammad Amin bukan sekadar figur sejarah, melainkan simbol perlawanan terhadap ketidaktahuan agama.

Dalam narasi yang disampaikan, Gubernur menyoroti warisan intelektual dan spiritual sang ulama yang tetap relevan di tengah tantangan zaman. Datu Muhammad Amin dikenal sebagai pejuang yang gigih dalam menegakkan tauhid dan memberantas kebodohan beragama di tanah Banjar.

“Semangat Datu Muhammad Amin dalam menegakkan tauhid, memberantas kebodohan beragama, serta menebarkan kasih sayang kepada sesama merupakan warisan berharga yang patut dijaga dan dilanjutkan oleh generasi masa kini,” tegas Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Pauji.

Lebih dari sekadar rutinitas tahunan, majelis haul ini dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim). Gubernur mengingatkan bahwa ulama adalah pewaris para nabi yang memberikan keteladanan nyata dalam pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga mengajak jama’ah yang memadati Masjid Al Amin untuk menjadikan peringatan ini sebagai titik balik dalam memperdalam pemahaman keagamaan dan memperkuat komitmen terhadap syariat Islam.

“Sudah sepatutnya kita sebagai generasi penerus melanjutkan perjuangan mereka dengan ilmu, amal, dan akhlak yang mulia. Mudah-mudahan, dengan hadir di majelis haul ini, keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT semakin meningkat dan kehidupan kita bertambah berkah,” tambahnya.

Menutup rangkaian sambutannya, Pemerintah Daerah berharap melalui momentum spiritual ini, masyarakat Kalimantan Selatan dapat terus istiqamah di jalan kebaikan. Kehadiran perwakilan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dalam acara ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang memperkuat struktur sosial dan spiritual di Banua.(mckalsel/lnk)

 

Bagikan: