
BANJARMASIN LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat kualitas sumber daya manusia sektor pariwisata dengan menggelar pelatihan pemandu geowisata di kawasan Meratus UNESCO Global Geopark. Langkah ini menjadi bagian dari strategi mendorong Geopark Meratus tampil sebagai destinasi kelas dunia.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan ini diikuti sekitar 90 peserta, terdiri dari 54 pemandu lokal di titik geosite serta perwakilan dinas pariwisata kabupaten/kota dan SKPD terkait.
Kepala Dispar Kalsel, Iwan Fitriady, menjelaskan pelatihan dirancang komprehensif melalui sesi teori dan praktik lapangan, dengan menghadirkan narasumber dari Bali, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, hingga pengelola Batur UNESCO Global Geopark.
“Kami ingin para pemandu belajar langsung dari pengelola geopark kelas dunia agar mampu meningkatkan kualitas layanan di Meratus,” ujarnya.
Ia menegaskan, peran pemandu geowisata tidak sebatas menunjukkan keindahan alam, tetapi juga menjadi narator yang menjelaskan sejarah geologi, budaya, dan hubungan manusia dengan lingkungan.
“Geowisata bukan hanya soal visual atau spot foto, tetapi narasi tentang hubungan antara bumi, manusia, dan budaya,” tegasnya.
Pelatihan ini menitikberatkan pada tiga aspek utama, yakni standar layanan berbasis UNESCO yang mengedepankan edukasi dan konservasi, pemanfaatan teknologi digital untuk memperkaya pengalaman wisata, serta penguatan kesadaran lingkungan melalui prinsip zero waste di kawasan geosite.
Menurut Iwan, keberhasilan geowisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari tingkat pemahaman wisatawan terhadap nilai warisan alam yang dikunjungi.
“Pengunjung tidak boleh pulang hanya membawa foto, tetapi juga pemahaman bahwa Meratus adalah warisan dunia yang harus dijaga,” katanya.
Melalui penguatan kapasitas ini, Pemprov Kalsel optimistis Geopark Meratus dapat dikelola secara profesional dengan dukungan SDM yang kompeten, sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata daerah di tingkat nasional maupun internasional(mckalsel/lnk).














