
BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel menggelar Lomba Resensi Buku bagi pelajar tingkat SMP/sederajat se-Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menumbuhkan budaya literasi sekaligus mengasah kreativitas generasi muda melalui karya tulis.
Kepala Dispersip Kalsel Sri Mawarni mengatakan lomba tersebut dirancang sebagai wadah bagi pelajar untuk mengekspresikan ide, gagasan, dan pandangan mereka setelah membaca buku.
“Kegiatan ini menjadi panggung bagi generasi literasi untuk bersinar, berani berpendapat, serta menginspirasi melalui tulisan,” ujarnya di Banjarbaru.
Menurut Sri Mawarni, lomba ini juga bertujuan meningkatkan pemanfaatan koleksi perpustakaan di kalangan pelajar, sekaligus melatih kemampuan mereka dalam memahami serta mengolah informasi dari bahan bacaan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan koleksi perpustakaan dapat lebih optimal, sekaligus meningkatkan pemahaman pelajar terhadap isi buku,” jelasnya.
Pendaftaran lomba dibuka sejak 26 Februari hingga 30 April 2026 melalui tautan yang disediakan panitia. Peserta diwajibkan mengunggah formulir pendaftaran, surat rekomendasi dari sekolah, naskah resensi, serta video pembacaan resensi yang diunggah ke kanal YouTube masing-masing.
Buku yang diresensi dapat berupa buku cetak maupun digital, baik fiksi maupun nonfiksi, dengan ketentuan minimal 49 halaman. Buku tersebut juga tidak boleh mengandung unsur SARA, kekerasan, maupun pornografi, serta harus berasal dari koleksi perpustakaan di wilayah Kalimantan Selatan.
Adapun peserta merupakan pelajar SMP atau sederajat dari sekolah negeri maupun swasta di Kalsel. Setiap sekolah diperbolehkan mengirimkan maksimal dua peserta.
Panitia menegaskan karya resensi yang dikirim harus merupakan karya asli peserta, belum pernah dilombakan atau dipublikasikan, serta tidak menggunakan bantuan kecerdasan buatan. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu karya.
Naskah resensi disusun dengan struktur yang meliputi judul, identitas buku, pendahuluan, ringkasan isi, analisis, evaluasi, refleksi, hingga kesimpulan. Panjang tulisan berkisar 600 hingga 900 kata dengan tingkat kemiripan maksimal 20 persen.
Selain itu, peserta juga diwajibkan membuat video pembacaan resensi berdurasi 3 hingga 5 menit yang menampilkan wajah peserta serta buku yang diulas. Video tersebut harus tetap tersedia di kanal YouTube peserta setidaknya selama satu tahun.
Penilaian akan dilakukan berdasarkan kualitas naskah resensi serta kemampuan peserta saat mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri. Keputusan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Pengumuman pemenang dijadwalkan setelah tahap presentasi pada 12 Mei 2026. Tiga pemenang utama akan dipilih sebagai juara I, II, dan III dengan total hadiah mencapai Rp9 juta.
Dispersip Kalsel membatasi jumlah peserta hanya 50 orang. Jika kuota telah terpenuhi sebelum batas akhir pendaftaran, maka pendaftaran akan ditutup lebih awal. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi Dispersip Kalsel atau panitia lomba(mckalsel/lnk).














