PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Panitia Kerja (Panja) DPRD Kabupaten Murung Raya melakukan inspeksi mendadak sekaligus kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puruk Cahu, Kamis (23/4). Langkah ini diambil untuk memastikan fasilitas kesehatan plat merah tersebut memberikan pelayanan yang manusiawi dan optimal bagi warga di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos., menyisir setiap sudut rumah sakit, mulai dari Unit Gawat Darurat (UGD) hingga ruang rawat inap. Rejikinoor menegaskan bahwa kehadiran legislatif adalah bentuk ikhtiar untuk menyerap fakta riil di lapangan, bukan sekadar kunjungan seremonial.
“Kami ingin melihat sendiri bagaimana standar pelayanan dijalankan. Mulai dari kecepatan penanganan IGD, keramahan petugas, kepastian prosedur rujukan, hingga ketersediaan obat dan alat kesehatan. Jangan sampai rakyat dipersulit saat membutuhkan layanan darurat,” tegas Rejikinoor di sela-sela peninjauan.
Meski operasional berjalan, Panja memberikan sejumlah catatan kritis yang perlu segera dibenahi oleh manajemen RSUD dan pemerintah daerah. Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat tiga poin utama yang menjadi sorotan:
-
Efisiensi Waktu: Perlunya digitalisasi rekam medis dan sistem antrean untuk memangkas waktu tunggu pasien yang kerap menumpuk.
-
Konsistensi Layanan: Jam operasional poliklinik harus dipatuhi secara ketat agar tidak merugikan pasien dari pelosok desa.
-
Kesejahteraan SDM: Peningkatan kapasitas dan perhatian terhadap kesejahteraan petugas garda terdepan sebagai kunci pelayanan prima.
Rejikinoor mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan adalah urusan nyawa yang tidak boleh ditawar. “Konsistensi dan kesungguhan melayani lahir dari hati. Di rumah sakit, itu adalah ibadah sekaligus tugas negara untuk menyelamatkan nyawa,” tambahnya.
Anggota DPRD dari lintas fraksi yang hadir sepakat bahwa temuan ini akan diformulasikan menjadi rekomendasi resmi kepada pihak eksekutif. Mereka menekankan bahwa kolaborasi penganggaran harus diarahkan pada penguatan alat kesehatan dan penambahan dokter spesialis.
Kunker ini juga menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dengan pasien. Aspirasi warga dari desa hingga kota ditampung untuk memastikan perbaikan layanan RSUD menjawab kebutuhan riil masyarakat.
DPRD Murung Raya menyatakan akan terus mengawal progres tindak lanjut dari manajemen RSUD. Langkah ini mempertegas posisi legislatif dalam menjamin hak dasar warga negara: mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, ramah, dan bermartabat.(Lkg)











