BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Selatan mengintensifkan pemenuhan bukti dukung Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data daerah.

Langkah ini dibahas bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan dan Badan Pusat Statistik dalam rapat koordinasi di Banjarbaru, Kamis (23/4/2026), dengan fokus pada penguatan Domain 4 (Kelembagaan) dan Domain 5 (Statistik Nasional).

Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik Diskominfo Kalsel, Muhammad Hidayatullah, menyebut progres kedua domain tersebut menunjukkan capaian signifikan.

“Domain 4 telah mencapai sekitar 90 persen, sementara Domain 5 berada pada kisaran 75 persen,” ujarnya.

EPSS sendiri mencakup lima domain utama, yakni prinsip Satu Data Indonesia, kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan, serta statistik nasional yang menjadi indikator penilaian kinerja statistik sektoral daerah.

Diskominfo Kalsel optimistis seluruh dokumen pendukung dapat dirampungkan sebelum batas waktu 31 Mei 2026. Untuk itu, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat.

“Keberhasilan ini sangat bergantung pada sinergi. BPS aktif mengawal seluruh domain, sementara Diskominfo dan Bappeda berperan strategis dalam pemenuhan dokumen,” jelasnya.

Pemprov Kalsel menargetkan peningkatan capaian dari evaluasi tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu masih berada pada predikat “Cukup”, tahun ini ditargetkan naik ke Level 3 dengan predikat “Baik”.

Pembahasan lanjutan untuk Domain 1 hingga Domain 3 dijadwalkan pada 30 April 2026 dengan melibatkan perangkat daerah terkait, sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas data sektoral di Kalimantan Selatan(mckalsel/lnk).

Bagikan: