MURUNG RAYA – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I., mengeluarkan ultimatum tegas kepada seluruh kontraktor atau pihak rekanan yang terlibat dalam proyek pembangunan daerah. Ia menegaskan, pembangunan yang dilakukan secara bertahap harus tetap berjalan sesuai jadwal dan tidak boleh terhambat oleh kelalaian pihak ketiga.
“Tugas belum selesai dan kita fokus untuk melanjutkan pembangunan yang sedang berjalan walaupun dikerjakan secara bertahap,” ujar Imanudin dengan nada serius, menanggapi progres pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Imanudin menekankan bahwa dedikasi terhadap kontrak kerja dan loyalitas kepada kepentingan publik adalah tolok ukur utama dalam menilai kinerja. Baginya, keterlambatan proyek bukan sekadar angka dalam laporan administratif, melainkan wujud nyata dari pelayanan publik yang terabaikan.
“Kami dari Parlemen DPRD Kabupaten Murung Raya berharap semua bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan rintangan, sebagaimana yang telah disepakati bersama,” tegasnya.

Menyikapi potensi hambatan di lapangan, Imanudin memaparkan tiga langkah konkret yang didorong oleh legislatif untuk memastikan proyek pembangunan tetap berjalan sesuai koridor:
◼️Pengawasan Melekat: Memperketat pengawasan terhadap progres fisik dan administrasi rekanan secara kontinu.
◼️Evaluasi Berkala: Melakukan peninjauan berbasis data lapangan agar setiap hambatan teknis dapat diatasi sebelum menjadi masalah besar.
◼️Komunikasi Terbuka: Membuka ruang dialog dengan masyarakat agar keluhan warga menjadi bahan perbaikan, bukan sekadar polemik.

Selain menyoroti kinerja rekanan, Imanudin juga menaruh perhatian besar pada keterbukaan informasi. Ia menyebut media sebagai jembatan penting antara realitas lapangan dengan meja kebijakan.

“Bagi kami, setiap berita dan informasi yang disajikan media adalah bentuk aspirasi. Di situ ada tujuan yang harus ditanggapi dengan positif,” ujarnya.

Politikus ini menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang konsisten menyajikan informasi pembangunan secara berimbang. Ia meyakini bahwa sinergi antara legislatif, eksekutif, pihak rekanan, media, dan masyarakat adalah kunci utama. Menurutnya, pembangunan yang berhasil bukan hanya soal proyek yang rampung secara fisik, melainkan terjaganya kepercayaan publik melalui kerja yang tuntas, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat Murung Raya. (Lkg)

Bagikan: