
PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Di tengah kepungan persaingan global yang kian kompetitif, Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura), H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengeluarkan seruan krusial bagi seluruh lapisan masyarakat untuk merevolusi pola pikir. Ia menekankan bahwa profesionalisme dan integritas hukum adalah kunci utama agar daerah berjuluk Bumi Tira Tangka Balang ini tidak sekadar menjadi penonton di era modern.
Rumiadi menegaskan bahwa setiap individu memiliki ruang seluas-luasnya untuk mengejar karier dan berinovasi. Namun, ia memberikan catatan tebal mengenai etika dan koridor hukum dalam setiap langkah profesional.
“Tetaplah mengejar karier dan bekerja sesuai profesionalisme masing-masing sepanjang itu bisa bermanfaat dan tidak bertentangan dengan hukum dan aturan serta tidak merugikan pihak lain. Jadikan hari esok akan lebih baik dari hari ini,” ujar H. Rumiadi melalui pesan elektronik kepada awak media, Sabtu malam (18/4/2026).
Menurutnya, kebebasan kreatif harus tetap berada dalam koridor “kewajaran”—yang ia definisikan sebagai tindakan yang terukur, taat norma, dan berdampak positif bagi sesama. Loyalitas pada etika kerja dianggap sebagai fondasi agar individu tetap memiliki jati diri di tengah arus kompetisi.
Menyasar kaum muda sebagai motor penggerak masa depan, politisi senior ini meminta para pemuda untuk meninggalkan zona nyaman dan berhenti memelihara keluhan.
“Bukan saatnya untuk merenung diri, namun berbuatlah demi masa depan, raihlah kemenangan,” tegas Rumiadi lugas.Ia menambahkan bahwa prestasi bukan lahir dari wacana, melainkan disiplin harian. Era modern, menurutnya, menuntut keberanian untuk gagal dan bangkit, bukan sekadar terjebak dalam narasi kegalauan tanpa aksi nyata.
Untuk mewujudkan visi Murung Raya yang kompetitif, Rumiadi mendorong implementasi tiga sikap utama:
◼️Berpikir Maju: Orientasi pada solusi di atas masalah.
◼️Kerja Tuntas: Memiliki standar profesionalisme yang jelas dan akuntabel.
◼️Kolaborasi Lintas Bidang: Menyatukan karya individu menjadi kekuatan kolektif.
Tak hanya memberikan motivasi, Ketua DPRD ini juga mendesak pemerintah daerah, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan untuk berperan aktif. Ia meminta dibukanya ruang magang, pelatihan vokasi, serta inkubasi usaha secara masif.
“Tujuannya agar talenta muda Kabupaten Murung Raya memiliki panggung untuk tumbuh dan unjuk kemampuan,” imbuhnya.
Menutup keterangannya, Rumiadi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan integritas dan semangat pelayanan sebagai napas dalam setiap karya. Dengan pola pikir produktif, masyarakat Murung Raya diyakini mampu menjawab tantangan global tanpa harus mencabut akar nilai-nilai lokal yang menjadi identitas daerah.(Lkg)











