
BANJARMASIN – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Ribuan warga Banjarmasin memadati halaman Makorem 101/Antasari di Jalan Jenderal Sudirman sejak Jumat pagi (13/3/2026). Mereka menyerbu 37 stan UMKM dalam gelaran Bazar Ramadhan yang diinisiasi oleh Korem 101/Antasari untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H. Komoditas pokok seperti beras, telur, dan gula menjadi incaran utama hingga ludes terjual dalam waktu singkat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi serentak TNI di seluruh Indonesia yang dibuka secara virtual oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, melalui Aster Panglima TNI. Untuk wilayah Kalimantan Selatan, seremoni pembukaan dipimpin langsung oleh Pangdam XXII/Tanjungpura, Mayjen TNI Zainul Arifin, yang didampingi jajaran pejabat utama Kodam dan Forkopimda Kalsel.
Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang di lapak-lapak yang menjajakan sembako dengan harga di bawah pasar. Selain beras dan telur, bazar ini juga menyediakan kebutuhan sandang serta aneka takjil olahan UMKM lokal.
Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, menyatakan bahwa bazar ini bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang puncak Idulfitri. Tak hanya bazar, pihaknya juga memperkuat sisi sosial dan keamanan selama bulan suci.
“Kita telah melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sebanyak 1.000 paket. Kami juga akan melaksanakan buka puasa bersama Pangdam XXII/TB dengan Forkopimda dan elemen masyarakat untuk menjalin silaturahmi,” ujar Brigjen TNI Ilham Yunus.
Selain urusan logistik warga, Danrem menegaskan bahwa fokus TNI saat ini juga bergeser pada stabilitas wilayah menjelang hari raya. Korem 101/Antasari memastikan akan menerjunkan personel untuk menjaga titik-titik krusial di Kalimantan Selatan.
“Kami menempatkan personel pengamanan saat hari raya Idulfitri di tempat-tempat yang rawan, guna menciptakan suasana aman dan kondusif,” tegas Ilham.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat teras mulai dari Kasdam XXII/TB, Kapoksahli Pangdam, perwakilan Lanal Banjarmasin, Lanud Sjamsuddin Noor, hingga pengurus Dharma Pertiwi Daerah O dan FKPPI Kalsel. Acara ini menjadi simbol sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus kondusivitas wilayah.(Penrem/101)














