
PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti, S.E, memperingatkan bahwa program pembangunan di wilayahnya berisiko tidak tepat sasaran jika proses musyawarah masih diwarnai ego sektoral. Ia menegaskan bahwa keselarasan pendapat dari tingkat desa hingga kabupaten merupakan prasyarat mutlak untuk memastikan anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Olivia menyoroti pentingnya sinkronisasi arah kebijakan dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan. Menurutnya, tanpa adanya keselarasan visi sejak awal musyawarah, program yang dijalankan hanya akan menjadi kegiatan seremonial yang tidak menyentuh akar persoalan.
“Keselarasan pendapat adalah kunci untuk mencapai tujuan pembangunan yang kita inginkan. Jika kita tidak selaras, maka program pembangunan kita akan menjadi tidak efektif dan tidak tepat sasaran,” tegas Olivia dalam keterangannya kepada media, Rabu (1/4).
Legislator dari Murung Raya ini menambahkan bahwa kualitas hasil musyawarah—baik di tingkat distrik, kecamatan, hingga desa—sangat bergantung pada partisipasi aktif dan kedewasaan para pemangku kepentingan dalam berdiskusi.
Ia mengkritik pola musyawarah yang hanya mementingkan kelompok tertentu tanpa melihat skala prioritas daerah secara makro.
“Kita harus bisa mendengarkan dan memahami pendapat orang lain, bukan hanya memperjuangkan kepentingan sendiri,” tambahnya lagi.
Dengan terciptanya harmoni antara aspirasi masyarakat di tingkat bawah (kelurahan/desa) dengan perencanaan di tingkat kabupaten, Olivia optimistis efisiensi anggaran akan meningkat. Target akhirnya adalah percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat Murung Raya melalui infrastruktur dan program sosial yang benar-benar dibutuhkan warga.(Lkg)










