
PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya memberikan catatan kritis terhadap proyek pembangunan fisik di wilayahnya. Sekretaris Komisi II, H. Barlin, S.E., menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh lagi terjebak pada kuantitas pembangunan semata, melainkan wajib menjamin mutu dan kualitas infrastruktur agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Salah satu poin krusial yang disoroti Barlin adalah spesifikasi jalan yang seringkali tidak relevan dengan kebutuhan lapangan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur saat ini harus sudah memperhitungkan mobilitas kendaraan bermuatan berat, bukan sekadar kendaraan ringan.
“Infrastruktur harus dapat mengakomodasi kebutuhan kendaraan bermuatan berat, bukan hanya kendaraan ringan. Ini berarti pemerintah daerah harus mempertimbangkan kebutuhan transportasi barang dan jasa dalam perencanaan,” ujar Barlin dalam keterangannya pada, Minggu (28/3/26)
Untuk mencapai standar tersebut, Komisi II mendesak penggunaan material berkualitas tinggi dan adopsi teknologi konstruksi terkini. Barlin menilai, efisiensi pembangunan hanya bisa dicapai jika prosesnya dikerjakan oleh tenaga terampil dan didukung teknologi yang relevan.
Poin-poin utama yang ditekankan oleh DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya meliputi:
◾Orientasi Jangka Panjang: Perencanaan harus menjawab kebutuhan masyarakat hingga belasan tahun ke depan.
◾Pemanfaatan Teknologi: Menggunakan teknologi informasi dan konstruksi untuk meminimalisir kegagalan bangunan.
◾Partisipasi Publik: Melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan guna memastikan proyek tepat sasaran.
DPRD berharap Pemerintah Kabupaten Murung Raya memperketat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder). Pembangunan yang asal-asalan hanya akan membuang anggaran daerah karena biaya perawatan yang membengkak di kemudian hari.
“Pemerintah daerah diharapkan dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk menciptakan infrastruktur yang berkualitas dan dapat menunjang kegiatan ekonomi serta sosial masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.(M/Lnkg)










