
BANJARMASIN LENTERAKKALIMANTAN.NET
RSUD Ulin Banjarmasin membuka peluang kerja sama investasi untuk membangun pusat layanan jantung dan stroke terpadu, sekaligus mengembangkan fasilitas cathlab guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Selatan.
Direktur RSUD Ulin, Among Wibowo, menyebut pengembangan ini akan melibatkan investor melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO). Momentum penjajakan kerja sama akan dimanfaatkan dalam ajang Promosi Investasi Kalimantan Selatan 2026.
“Di sana nanti banyak investor besar yang akan kita jalin kerja sama. Ini peluang strategis bagi pengembangan layanan kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, forum tersebut menjadi pintu masuk untuk menarik minat investor, khususnya di sektor kesehatan. RSUD Ulin menargetkan pembangunan gedung layanan jantung terpadu serta penguatan layanan stroke yang lebih komprehensif.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Banjarmasin, RSUD Ulin saat ini telah didukung berbagai layanan unggulan. Di antaranya teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA), brachytherapy untuk penanganan kanker, MRI 1,5 Tesla, hingga CT Scan 512 slice berkecepatan tinggi dengan paparan radiasi rendah.
Selain itu, tersedia layanan bedah jantung terpadu, Urenefro dengan teknologi Laser Holmium, ESWL untuk batu ginjal, serta fasilitas operasi minimal invasif menggunakan C-Arm. Layanan lain seperti inseminasi dan subspesialis mata vitreoretina juga menjadi bagian dari penguatan layanan.
Pengembangan pusat layanan jantung dan stroke ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan spesialis yang terintegrasi, sekaligus meningkatkan daya saing layanan medis di Kalimantan Selatan.
“Dengan fasilitas yang sudah ada, kami optimistis pengembangan ini akan menarik investor dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan,” pungkasnya(mckalsel/lnk).














