BANJARBARU LENTERAKKALIMANTAN.NET

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni hingga 15 Oktober mendatang.

Program strategis ini menjadi upaya untuk mencetak pemimpin birokrasi yang profesional, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan pembangunan serta dinamika pemerintahan yang semakin kompleks.

Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, mengatakan persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan koordinasi internal, pembentukan kepanitiaan, pembagian tugas, hingga pemantapan aspek teknis dan administrasi guna memastikan pelaksanaan pelatihan berjalan optimal.

“Ini merupakan pekerjaan besar bagi kita karena selama empat tahun terakhir BPSDMD Kalsel belum pernah lagi melaksanakan PKN Tingkat II,” ujar Faried di Banjarbaru, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut akan diikuti 60 peserta dari berbagai instansi. Sebanyak 19 peserta berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sedangkan sisanya merupakan perwakilan pemerintah kabupaten/kota dan instansi vertikal.

Menurut Faried, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme sekaligus kepercayaan berbagai instansi terhadap penyelenggaraan PKN Tingkat II di Kalimantan Selatan.

“Peserta yang mengikuti sebanyak 60 orang. Sebanyak 19 orang berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sedangkan peserta lainnya berasal dari kabupaten/kota dan instansi vertikal. Ini menunjukkan tingginya antusiasme dan kepercayaan berbagai instansi terhadap penyelenggaraan PKN di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Melalui pelatihan tersebut, BPSDMD Kalsel berharap dapat melahirkan pemimpin birokrasi yang mampu mendorong perubahan positif, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Kami memohon dukungan dan doa restu dari seluruh pihak agar pelaksanaan PKN Tingkat II Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang mampu membawa perubahan positif bagi organisasi dan masyarakat,” pungkasnya(mckalsel/lnk).

Bagikan: