BANJARMASIN LENTERAKKALIMANTAN.NET

Sebanyak 120 pemuda di Banjarmasin mengikuti Pelatihan Youth Digital Skill bertema Memulai Bisnis Kreatif Melalui Digitalisasi sebagai upaya mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis teknologi. Program yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ini menjadi strategi konkret menghadapi peluang ekonomi digital yang terus berkembang.

Pelatihan dilaksanakan dalam dua angkatan, masing-masing diikuti 60 peserta. Materi yang diberikan mencakup pengembangan usaha kreatif hingga pemanfaatan platform digital, dengan menghadirkan narasumber berpengalaman di bidangnya.

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mengubah pola pikir pemuda dari sekadar konsumen menjadi pelaku usaha produktif.

“Harapan kami, mereka bisa memanfaatkan tren digital untuk hal-hal positif. Ke depan, kami ingin mereka tumbuh menjadi pelaku usaha di berbagai sektor,” ujarnya.

Dispora juga menargetkan para peserta memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal menjadi wirausaha mandiri. Pendampingan lanjutan disiapkan agar usaha yang dirintis dapat berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Budiono, menjelaskan pelatihan ini menyasar pemuda usia 16–30 tahun dan berlangsung selama empat hari.

“Pelatihan ini menjadi titik awal membangun kesiapan dan keterampilan pemuda dalam membuka usaha berbasis digital,” katanya.

Ia menambahkan, sebagian besar peserta saat ini masih dalam tahap menentukan jenis usaha, sehingga program ini diarahkan untuk membentuk mindset kewirausahaan sejak dini.

Melalui pelatihan ini, Pemprov Kalsel berharap terbentuk ekosistem wirausaha muda digital yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di daerah(mckalsel/lnk).

Bagikan: