TABALONG – LENTERAKKALIMANTAN.NET Mobilitas warga di pedalaman Kecamatan Bintang Ara kini kembali pulih. Sinergi antara Polres Tabalong dan Brimobda Kalsel Batalyon C Pelopor berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Sakuyah, sebuah jalur vital yang sempat lumpuh total sejak pertengahan tahun 2025.

Pekerjaan tahap akhir berupa pengecatan dengan corak merah-putih diselesaikan pada Rabu (1/4/2026). Sentuhan warna ini bukan sekadar estetika, melainkan simbol keberanian dan ketulusan Polri dalam mengabdi kepada masyarakat.

Jembatan sepanjang 65 meter dengan lebar 2,4 meter ini merupakan urat nadi bagi warga Desa Dambung Raya, Desa Hegar Manah, dan Desa Panaan. Sebelumnya, rusaknya jembatan ini memaksa warga mencari jalur alternatif yang jauh lebih sulit dan memakan waktu.

Kabag Log Polres Tabalong, AKP Lamris Manurung, S.H., memimpin langsung jalannya finishing konstruksi di lapangan. Didampingi Kapolsek Bintang Ara, Iptu Hartanto, dan Danton Brimob Batalyon C Tanjung, Ipda Mahmudah, personel gabungan memastikan jembatan mampu menahan beban hingga 2 ton, standar yang cukup untuk mobilitas kendaraan roda dua dan angkutan logistik ringan.

Pembangunan kembali yang dimulai pada awal tahun 2026 ini melibatkan partisipasi aktif warga setempat. Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah proyek infrastruktur ini adalah bentuk kehadiran negara.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan masyarakat. Kami berharap dengan selesainya Jembatan Sakuyah dapat mempermudah mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial,” ujar Iptu Heri Siswoyo.

Senada dengan itu, Kepala Desa Dambung Raya, Diki Asdi, memberikan apresiasi tinggi atas rampungnya proyek yang sangat dinanti warga tersebut.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Tabalong dan seluruh pihak. Jembatan ini terlihat kokoh, indah dengan warna merah putih, serta menambah semangat kebangsaan,” ungkap Diki.

Kini, Jembatan Sakuyah berdiri tegak dengan balutan warna merah yang melambangkan keberanian menjaga kamtibmas, serta putih yang mencerminkan profesionalisme pelayanan. Akses tercepat antar-desa di Bintang Ara ini pun siap kembali memutar roda ekonomi masyarakat.(*)

 

Bagikan: