
BANJARMASIN LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pengurus Provinsi Olahraga Domino Nasional Kalimantan Selatan menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Semua Orang Main Domino di Gedung Batas Kota, Banjarmasin.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan mini turnamen domino yang menggunakan aturan resmi ORADO sebagai bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan berjenjang yang akan segera digelar.
Sekretaris Pengprov ORADO Kalimantan Selatan, Arif Rahman Hakim mengatakan kegiatan tersebut digagas bersama Yayasan Amnesia dari Banua Indonesia sebagai upaya mensosialisasikan peraturan resmi olahraga domino kepada masyarakat.
“Ini bagian dari sosialisasi bagaimana peraturan-peraturan domino, yang mana ini juga menjadi persiapan teman-teman menjelang Kejuaraan Kabupaten dan Kota, menuju Kejuaraan Provinsi bulan April dan Kejuaraan Nasional yang juga dijadwalkan pada bulan yang sama,” ujarnya di Banjarmasin.
Ia menjelaskan peserta kegiatan berasal dari berbagai komunitas dan organisasi olahraga di Kalimantan Selatan, di antaranya dari Perbasi, Porgasi, komunitas airsoft, esports, serta komunitas anak muda di daerah tersebut.
Arif mengungkapkan ORADO Kalimantan Selatan saat ini telah berhasil membentuk kepengurusan di 11 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, sementara dua kabupaten lainnya masih dalam proses pembentukan.
Selain itu, koordinasi dan komunikasi dengan berbagai tokoh olahraga di tingkat kabupaten hingga provinsi juga terus dilakukan untuk memperkuat pengembangan olahraga domino.
Menurut Arif, salah satu misi utama ORADO adalah mengubah citra domino yang selama ini masih kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat.
“Semoga olahraga domino ini bukan lagi sekadar image-nya olahraga kampungan atau olahraga yang ada di pinggiran, tetapi sudah menjadi olahraga yang naik kelas dengan aturan yang jelas dan bisa dijalankan oleh para pegiat maupun pecinta domino di Kalimantan Selatan,” katanya.
Ia juga menilai potensi olahraga domino di Kalimantan Selatan sangat besar karena sudah menjadi aktivitas yang lekat dengan kehidupan masyarakat.
“Hampir di setiap kampung, desa, hingga posko, bahkan sekarang di kafe-kafe yang ada di Banjarmasin ramai bermain domino. Ini potensi yang luar biasa,” ujarnya.
Meski demikian, ORADO berupaya mengarahkan potensi tersebut agar tidak hanya menjadi hobi semata, tetapi juga dapat berkembang menjadi olahraga yang terstruktur dan berorientasi prestasi.
“Mereka yang bermain domino bukan sekadar ramai-ramai sebagai hobi, tetapi bisa lebih terarah menuju prestasi,” pungkasnya(mckalsel/lnk).















