
PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Pembangunan fisik gedung sekolah dan puskesmas di Kabupaten Murung Raya dianggap akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan jaminan kesejahteraan infrastruktur dasar bagi para petugasnya. Anggota DPRD Murung Raya, Imanudin, S.Pd.I, mendesak pemerintah daerah untuk segera memprioritaskan fasilitas penunjang hidup yang layak bagi tenaga pengajar dan medis yang bertugas di zona pedalaman.
Kritik ini muncul menyusul masih adanya laporan mengenai sulitnya akses air bersih dan penerangan bagi para abdi negara di wilayah terpencil. Imanudin menekankan bahwa perbaikan fasilitas publik tidak boleh hanya berhenti pada estetika bangunan, tetapi harus menyentuh ruang privat para petugas.
“Kami meminta agar guru dan tim medis yang bertugas di daerah pedalaman diberikan fasilitas yang memadai, seperti air bersih, lampu tenaga surya, dan sarana lainnya,” tegas Imanudin, legislator dari Fraksi PKS tersebut pada, Selasa (10/3).
Menurutnya, mustahil mengharapkan pelayanan publik yang prima jika kebutuhan biologis dan teknis para petugas di lapangan terabaikan. Ketidaktersediaan fasilitas dasar bukan hanya soal ketidaknyamanan, melainkan hambatan serius terhadap fokus kerja.
“Kami ingin mereka dapat bekerja dengan nyaman dan fokus pada tugasnya, tanpa harus khawatir tentang kebutuhan dasar,” tambah Imanudin. Baginya, peningkatan kualitas hidup tenaga medis dan pendidik adalah kunci utama untuk mendongkrak indeks pembangunan manusia di Murung Raya.
Sebagai penutup, Imanudin berharap Pemerintah Kabupaten Murung Raya tidak menutup mata terhadap realita di lapangan. Ia mendorong adanya kebijakan konkret dan tindakan nyata dalam penganggaran fasilitas penunjang di daerah pelosok.
“Pemerintah daerah harus mempertimbangkan kebutuhan tenaga pengajar dan medis di daerah pedalaman dan mengambil tindakan yang sesuai untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik di Murung Raya,” pungkasnya.(Lnkg)










