TABALONG – LENTERAKKALIMANTAN.NET Operasional PT BBP yang terhenti akibat penindakan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kini berbuntut panjang pada kesejahteraan pekerja. Sebanyak 150 karyawan perusahaan tersebut melakukan aksi unjuk rasa di Office PT BBP, Desa Kaong, Kecamatan Upau, Tabalong, Sabtu (11/04), menuntut hak gaji yang hingga kini belum dibayarkan.

Aksi yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dipicu oleh ketidakpastian upah pasca-terhambatnya operasional perusahaan. Meski situasi sempat memanas karena massa menuntut kejelasan, kehadiran jajaran Polsek Upau yang dipimpin Kapolsek Ipda Mateus Torance berhasil meredam suasana melalui pendekatan persuasif.

Hingga tengah hari, upaya mediasi terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun, para karyawan harus menelan kekecewaan sementara karena pucuk pimpinan perusahaan yang memiliki kewenangan pengambilan keputusan tidak berada di tempat.

“Sekitar pukul 12.00 WITA, setelah dilakukan mediasi, para karyawan bersedia membubarkan diri dengan tertib. Pihak perusahaan direncanakan akan menggelar pertemuan lanjutan pada Selasa (14/04) mendatang untuk membahas teknis pembayaran gaji,” lapor kontributor di lapangan.

Polres Tabalong memastikan akan terus mengawal sengketa industrial ini hingga mencapai titik temu. Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menyatakan bahwa kepolisian berkomitmen menjaga ruang aspirasi tetap terbuka namun tetap dalam koridor keamanan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pengamanan aksi penyampaian aspirasi. Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Iptu Heri Siswoyo.

Lebih lanjut, pihak kepolisian meminta agar karyawan dan manajemen tidak mengambil langkah anarkis. “Kami mengimbau agar seluruh pihak dapat menahan diri serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan permasalahan,” tambahnya.

Seluruh rangkaian aksi berakhir pada pukul 13.00 WITA. Fokus kini tertuju pada pertemuan Selasa depan, yang akan menjadi penentu apakah hak 150 karyawan tersebut akan segera dipenuhi atau konflik ini akan berlanjut ke babak baru.

 

Bagikan: