
PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Murung Raya resmi tancap gas dalam upaya penguatan struktur partai. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang dihelat di Gedung Pertemuan Umum Tira Tangka Balang, partai berlambang banteng moncong putih ini menegaskan komitmen untuk melakukan kerja politik yang lebih “membumi” hingga ke tingkat desa.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI-P Provinsi Kalimantan Tengah, Yohanes, S.T., didampingi oleh jajaran pengurus DPC PDI-P Murung Raya. Hadir pula dalam forum tersebut Anggota DPRD Provinsi Kalteng Dapil IV, Yetro Midel Yoseph, M.M., serta jajaran elit partai tingkat kabupaten, termasuk Ketua DPC Dr. Doni, S.P., M.S.I., Sekretaris DPC H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., dan Ketua Fraksi PDI-P DPRD Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., M.M., M.AP.
Nuansa inklusif terlihat dari kehadiran lintas elemen, mulai dari perwakilan fraksi partai politik lain, unsur pemerintah daerah, hingga jajaran Bawaslu setempat. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menjadi simbol bahwa PDI-P memandang kerja politik sebagai upaya kolektif demi pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Ketua DPC PDI-P Murung Raya, Dr. Doni, menekankan bahwa Musancab kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi. Ia menginstruksikan seluruh kader untuk mengubah pola komunikasi politik menjadi lebih aplikatif.
“Kita kuatkan struktur sampai ke akar rumput, kita rawat gotong royong, dan kita pastikan kehadiran partai dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Doni di hadapan para kader dan simpatisan yang memadati gedung.
Doni menyoroti pentingnya fokus pada isu-isu riil masyarakat, yakni sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, hingga pembangunan infrastruktur dasar. Menurutnya, kepengurusan anak cabang yang baru nantinya harus diisi oleh sosok-sosok militan yang mampu bekerja secara terukur dan memiliki etika politik tinggi.
“Instruksi saya jelas: kader harus turun ke lapangan, mencatat keluhan warga, dan menghadirkan solusi nyata,” tambahnya.
Selain pembenahan internal, Musancab ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antara partai dengan penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah. Kolaborasi dengan kecamatan, desa, hingga Bawaslu dinilai krusial untuk memastikan jalannya agenda demokrasi yang tertib dan bermartabat.
Acara ditutup dengan apresiasi dari jajaran DPC kepada seluruh tamu undangan. Melalui forum di Gedung Tira Tangka Balang ini, PDI-P Murung Raya mengirimkan pesan kuat bahwa mesin partai telah dipanaskan untuk menjaga marwah demokrasi serta mengawal pembangunan yang berkeadilan di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Konsolidasi ini menjadi sinyal awal bahwa bagi PDI-P Murung Raya, kerja politik tidak boleh berhenti pada seremoni di balik meja, melainkan harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata yang menyentuh nadi kehidupan masyarakat.(Lkg)











