
BANJARMASIN LENTERAKALIMANTAN.NET
Upaya penanganan persoalan sampah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan yang digelar di ruang kerja Wali Kota Banjarmasin yang dihadiri Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin, dan Bupati Banjar H. Saidi Mansyur.
Dalam pertemuan tersebut, para kepala daerah sepakat bahwa penanganan sampah membutuhkan kesiapan anggaran yang matang, termasuk belanja modal serta dukungan regulasi yang jelas.
Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur menegaskan pentingnya menghadirkan program pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ia menilai program yang dirancang tidak boleh bersifat jangka pendek, tetapi harus mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi mengungkapkan proses perizinan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan menjadi salah satu tantangan dalam percepatan penanganan sampah. Meski demikian, ia menekankan perlunya langkah konkret agar persoalan penumpukan sampah dapat segera diatasi.
Dalam diskusi tersebut juga muncul gagasan pengolahan sampah menjadi sesuatu yang bernilai, sejalan dengan konsep yang didorong pemerintah pusat. Sampah diharapkan tidak lagi menjadi limbah semata, tetapi dapat diolah menjadi bahan baku maupun sumber energi yang ramah lingkungan.
Para kepala daerah juga mendorong dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, untuk bekerja lebih intensif dalam memetakan titik-titik permasalahan sampah. Data tersebut nantinya akan disampaikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup sebagai bahan koordinasi lanjutan.
Selain itu, pengembangan konsep waste to energy juga dinilai perlu didorong sebagai solusi strategis dalam pengelolaan sampah modern.
Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin berharap sinergi antar daerah tersebut dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.
“Ini demi tujuan bersama agar memberikan dampak yang baik dan positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antar daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan serta dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup. (Kominfo/lnk)












