OLUNG DOJO – LENTERAKKALIMANTAN.NET

Memasuki 10 hari pertama di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepala Desa Olung Dojo, Erly Sutisna Silam, mengajak seluruh warga untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga api toleransi. Melalui ucapan “Selamat menunaikan ibadah puasa”, Erly menekankan bahwa keberagaman di Kecamatan Tanah Siang adalah aset sosial yang harus dirawat demi kedamaian bersama.

Dalam pernyataan resminya, Erly berharap momen bulan suci ini menjadi transformasi spiritual bagi warga yang menjalankan, sekaligus membawa dampak positif bagi lingkungan sosial desa.

“Semoga Ramadhan kali ini membawa kita semua pada kebaikan dan kesabaran, serta mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT,” ujar Erly Sutisna Silam, pada Minggu (2/3/26)

Ia menambahkan bahwa esensi dari ibadah puasa bukan hanya tentang ritual keagamaan, melainkan juga tentang mendalami nilai-nilai kemanusiaan dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.

Dikenal sebagai figur pemimpin yang nasionalis, Erly menaruh perhatian khusus pada pemeliharaan budaya toleransi. Ia berambisi menjadikan Desa Olung Dojo sebagai role model dalam penerapan konsep Bhinneka Tunggal Ika secara nyata.

“Toleransi dan keberagaman harus terus terjaga dan diperkuat di Desa Olung Dojo, sehingga masyarakat dapat hidup dalam harmoni dan kedamaian,” tegasnya.

Lebih lanjut, Erly mengingatkan pentingnya sikap saling menghargai antarpemeluk agama. Baginya, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi sekat, melainkan menjadi perekat untuk membangun desa yang lebih kuat.

Harapan besarnya adalah agar masyarakat Olung Dojo konsisten mempraktikkan budaya saling menghormati, sehingga kerukunan yang telah terjalin lama tetap kokoh dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di wilayah Kalimantan Tengah.(Lkng)

 

Bagikan: