PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET

Semangat Manggatang Utus Maangkat Umang kini bukan sekadar semboyan budaya bagi masyarakat Bumi Tana Malai Tolung Lingu. Filosofi yang bermakna mengangkat derajat dan harkat martabat kaum sendiri ini, didorong menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Murung Raya.

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Imanudin, S.Pd.i, menegaskan bahwa pembangunan fisik yang megah tidak akan berarti banyak jika masyarakat lokal hanya menjadi penonton. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif putra asli daerah sebagai penggerak utama ekonomi dan sosial.

“Putra asli daerah adalah aset berharga yang harus kita bina dan kembangkan. Mereka harus diberi kesempatan untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Imanudin dalam keterangannya baru-baru ini pada, Rabu (1/4)

Menurut Imanudin, integrasi budaya gotong royong dalam program pemerintah adalah langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran kolektif. Pelestarian warisan budaya dan tradisi lokal bukan hanya soal menjaga masa lalu, melainkan strategi untuk membangun daya saing masyarakat di masa depan.

Struktur pembangunan yang ideal, menurut legislator PKS ini, haruslah berbasis pada penguatan sumber daya manusia (SDM) lokal melalui:
◾Pemberdayaan SDM: Memberikan porsi prioritas bagi tenaga kerja dan tenaga ahli lokal dalam proyek daerah.
◾◾Kearifan Lokal: Menggunakan nilai gotong royong sebagai mesin penggerak pembangunan di desa-desa.
◾Kemandirian Ekonomi: Memastikan setiap kebijakan berdampak langsung pada taraf hidup keluarga di Murung Raya.

Melalui tema “Manggatang Utus Maangkat Umang”, Imanudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya tradisional dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang berakar pada budaya lokal diyakini mampu menciptakan masyarakat yang lebih kuat dan sejahtera.

Langkah ini diharapkan mampu menjadi benteng bagi generasi mendatang agar tetap mencintai tanah kelahirannya sembari terus berinovasi di tengah arus modernisasi.(Lkg)

 

Bagikan: