
BANJARMASIN LENTERAKKALIMANTAN.NET
Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah perairan belum berdampak signifikan terhadap ketersediaan ikan di Kalimantan Selatan. UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin memastikan stok ikan di kawasan pelabuhan tetap aman dan distribusi berjalan normal.
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Ahmad Jaki, mengatakan aktivitas di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya masih berjalan dengan dukungan kapal pengangkut serta pasokan dari luar daerah.
“Seluruh kapal yang beraktivitas di pelabuhan merupakan kapal pengangkut. Ada yang mengambil ikan di atas 12 mil dan ada yang beroperasi di bawah 12 mil,” ujarnya.
Ia mengakui cuaca ekstrem memengaruhi hasil tangkapan nelayan karena aktivitas melaut menjadi lebih terbatas. Meski begitu, stok ikan di pelabuhan saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Stok ikan di Pelabuhan Banjar Raya sekitar 350 ton dengan jenis layang, tongkol, dan kembung,” katanya.
Selain pasokan dari nelayan lokal di wilayah Tabonio dan Jorong, distribusi juga diperkuat melalui pengiriman menggunakan truk freezer dari Jawa Tengah dan Jakarta dengan kapasitas hingga 20 ton.
“Pasokan dari luar daerah membantu menjaga ketersediaan stok di tengah cuaca yang tidak menentu,” jelasnya.
Untuk harga, ikan di pasaran masih relatif stabil. Ikan layang dijual sekitar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, sedangkan ikan kembung berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp43 ribu per kilogram.
Sementara komoditas lain seperti udang dan cumi juga masih tersedia meski jumlahnya terbatas. Udang indomanis dibanderol sekitar Rp95 ribu per kilogram, udang PC Rp45 ribu hingga Rp55 ribu, sedangkan cumi berkisar Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram.
Di sisi lain, pihak pelabuhan terus mengingatkan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaut. Untuk mendukung keselamatan, pelabuhan menyediakan informasi cuaca realtime dari BMKG yang dapat dipantau langsung sebelum keberangkatan kapal.
“Jika kondisi cuaca membahayakan, Surat Persetujuan Berlayar tidak akan kami keluarkan demi keselamatan nelayan,” tegas Ahmad Jaki(mckalsel/lnk).















