
TABALONG – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Wajah pelayanan publik di Kabupaten Tabalong memasuki babak baru yang lebih digital dan responsif. Lewat integrasi teknologi mutakhir, Polres Tabalong memastikan bahwa kehadiran polisi kini hanya sejauh ujung jari masyarakat.
Senin siang (02/03/26), Command Center Polres Tabalong menerima kunjungan khusus dari tiga pilar penting daerah. Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., hadir mendampingi Bupati Tabalong Ir. H. M. Noor Rifani, S.H., S.T., M.T., serta Ketua Komisi III DPRD Tabalong, Ari Wahyu Utomo.
Bukan sekadar seremonial, kunjungan ini menjadi ajang pembuktian kesiapan infrastruktur keamanan kota. Di ruang kendali yang dipenuhi layar monitor real-time, dilakukan pengujian langsung terhadap Layanan Polisi 110. Sistem ini dirancang sebagai pintu darurat digital bagi warga yang membutuhkan bantuan cepat tanpa hambatan birokrasi.
Melalui deretan CCTV yang terkoneksi ke berbagai titik strategis, mulai dari ruas jalan protokol hingga area publik, rombongan memantau langsung situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Bumi Sarabakawa secara transparan.
Kapolres Tabalong menegaskan bahwa Command Center adalah jantung dari strategi transformasi Polri dalam menghadirkan pelayanan yang cepat dan profesional.
“Command Center ini menjadi pusat kontrol dan respons cepat terhadap berbagai situasi di lapangan. Dengan dukungan CCTV dan layanan 110, kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. Kami berkomitmen menghadirkan rasa aman melalui pemanfaatan teknologi,” tegas AKBP Wahyu Ismoyo.
Ia juga menambahkan bahwa kunci stabilitas keamanan di Tabalong terletak pada sinergi yang solid antara kepolisian, pemerintah daerah, dan legislatif.
Modernitas sistem ini menuai decak kagum. Bupati Tabalong bersama Ketua Komisi III DPRD mengaku takjub dengan kesiapan infrastruktur yang ada. Keberadaan pusat kendali ini dinilai bukan hanya soal kecanggihan alat, melainkan lompatan besar dalam mendukung keamanan serta pelayanan publik yang lebih terukur.
Langkah ini diharapkan mampu menempatkan Command Center Polres Tabalong sebagai garda terdepan perlindungan masyarakat, yang siap beroperasi penuh 24 jam untuk menjaga denyut nadi keamanan daerah tetap stabil.(Humrestab)










