PURUK CAHU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang pada, Minggu 12 April 2026 menjadi saksi bisu bersatunya dua keluarga besar dari latar belakang wilayah yang berbeda dalam sebuah resepsi pernikahan yang meriah namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, Sabtu lalu. Indriyani, putri asal Desa Mangkahui, Kecamatan Murung, resmi memulai lembaran baru bersama Lucky, pemuda asal Desa Tumbang Masao, Kecamatan Sumber Barito.

Momentum ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan menjadi titik temu kultural yang menyatukan harapan kedua keluarga besar untuk membangun generasi yang humanis, cerdas, dan harmonis.

Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga kerabat jauh ini, berlangsung dengan tatanan yang selaras antara nilai adat dan protokol kemasyarakatan. Suasana hangat menyelimuti setiap interaksi sosial yang terjadi di dalam gedung.

Mewakili pihak tuan rumah, Rudini, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para tamu yang telah meluangkan waktu untuk memberikan doa restu secara langsung.

“Kehadiran Bapak/Ibu semua menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami keluarga besar,” ujar Rudini dihadapan tamu undangan yang hadir memberikan doa restu kepada kedua mempelai.

Ia juga menyisipkan pesan mendalam bagi kedua mempelai agar senantiasa dikaruniai keharmonisan dan keteguhan dalam mengarungi bahtera rumah tangga yang baru saja dimulai.

Keabsahan dan kesakralan acara ini semakin dipertegas dengan kehadiran Kepala KUA Kecamatan Murung, Sugianor, S.A.G., M.H.I., yang memimpin langsung prosesi sakral tersebut. Kehadiran pejabat pencatat nikah ini memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan tuntunan agama serta ketentuan hukum yang berlaku.

Ikrar suci yang diucapkan oleh Indriyani dan Lucky di hadapan saksi dan keluarga menjadi komitmen seumur hidup yang diteguhkan secara legal maupun spiritual.

Keluarga besar kedua mempelai berharap pernikahan ini tidak hanya menjadi kebahagiaan internal, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Dukungan moral dari para undangan diharapkan menjadi bekal bagi pasangan ini untuk membangun keluarga yang berdaya dan beradab.

Lebih dari itu, persatuan ini diharapkan membawa maslahat bagi lingkungan asal kedua mempelai, baik di Desa Mangkahui maupun Desa Tumbang Masao, sebagai simbol integrasi sosial yang kuat di wilayah Kabupaten Murung Raya.(Lkg)

 

Bagikan: