MURUNG RAYA – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Eskalasi konflik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap keselamatan jemaah asal Indonesia. Menanggapi situasi tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) secara resmi mengeluarkan imbauan khusus bagi warga Mura yang tengah menjalankan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci.

Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos, mendesak seluruh jemaah untuk memperketat kewaspadaan dan memastikan diri tetap berada di lingkungan yang kondusif. Ia menekankan pentingnya komunikasi intensif antara jemaah di Mekkah dan Madinah dengan pihak keluarga di tanah air untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan.

“Kami berharap para jamaah haji dan umrah dari Murung Raya dapat menjaga keselamatan dan kesehatan selama berada di tanah suci. Kami juga meminta mereka untuk terus memantau situasi dan melaporkan jika ada hal-hal yang tidak biasa,” ujar Rejikinoor dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Pihak legislatif tidak hanya memberikan imbauan lisan. Rejikinoor menegaskan bahwa DPRD Mura telah melakukan langkah-langkah administratif dengan berkoordinasi bersama instansi terkait guna menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah asal Bumi Tira Tangka Balang tersebut.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi akibat dinamika politik di wilayah Arab dan sekitarnya. “Kami berharap jamaah haji dan umrah dapat fokus pada ibadah dan menjaga keselamatan diri, serta tidak terpengaruh oleh situasi yang tidak kondusif,” tambahnya.

Selain faktor keamanan fisik, Rejikinoor juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Murung Raya untuk memberikan dukungan spiritual melalui doa bagi para tamu Allah tersebut. Harapannya, seluruh rangkaian ibadah dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan berarti.

“Kami mengajak masyarakat Mura mendoakan jamaah haji dan umrah agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat,” tutup politisi senior ini.(Lkng)

 

Bagikan: