
HULU SUNGAI UTARA – LENTERAKALIMANTAN.NET
Di bawah guyuran hujan yang membasahi Desa Pondok Babaris, Selasa (10/2/2026) sore, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turun langsung menemui warga terdampak banjir di Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kedatangan orang nomor satu di Kalsel ini tidak sekadar membawa paket logistik, tetapi juga komitmen pembangunan infrastruktur penunjang evakuasi bagi warga.
Didampingi Bupati HSU H. Sahrujani dan Wakil Bupati Hero Setiawan, Gubernur menyalurkan 171 paket sembako dan bantuan tunai senilai Rp200 ribu untuk setiap rumah tangga yang terdampak luapan air.
Di hadapan warga yang berkumpul di halaman sekolah dasar setempat, Muhidin menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk memetakan kebutuhan riil masyarakat di tengah bencana tahunan ini. Salah satu poin krusial yang mencuat adalah kebutuhan akan tempat evakuasi yang layak.
“Terkait permintaan shelter, silakan ajukan langsung ke Pemprov Kalsel. Nanti kita akan bangunkan,” ujar Muhidin tegas.
Rencananya, Rumah Shelter ini akan berfungsi sebagai titik evakuasi sementara yang aman saat banjir melanda, sekaligus menjadi ruang publik bagi kegiatan kemasyarakatan di waktu normal. Tak hanya berhenti pada shelter, Gubernur juga menjanjikan bantuan perbaikan rumah ibadah (musala), sekolah madrasah, hingga pengaspalan jalan desa yang rusak akibat genangan air.
“Alhamdulillah kami sampai di Desa Pondok Babaris. Hari ini, selain membagikan bantuan sembako dan uang tunai, kami juga ingin mendengar langsung dari warga di sini, apa yang dibutuhkan,” tambahnya.
Kehadiran pimpinan daerah ini memberikan kesan mendalam bagi masyarakat pelosok HSU. Musrawan, salah seorang warga setempat, mengungkapkan rasa bangganya karena desa mereka dikunjungi langsung oleh Gubernur.
“Kami berbangga hati. Belum pernah lagi Gubernur datang langsung ke desa kami ini. Kami bangga Bapak H. Muhidin sampai ke sini. Sekali lagi, terima kasih Bapak Gubernur,” ungkap Musrawan.
Sebelum mencapai Pondok Babaris, rangkaian penyaluran bantuan telah dimulai secara simbolis di Kantor Camat Sungai Pandan. Distribusi logistik dilakukan secara masif oleh tim gabungan SKPD Pemprov Kalsel—mulai dari BPBD, Dinas Sosial, hingga PUPR—ke berbagai titik terdampak, di antaranya:
◾Wilayah Utama: Sungai Malang, Tangga Ulin, Patarikan, dan Danau Terate.
◾Wilayah Terpencil: Lok Suga, Bayur, hingga Kaludan Kecil.
Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Gubernur di wilayah Banua Anam. Dijadwalkan pada Rabu (11/2/2026), Gubernur Muhidin akan memimpin rapat koordinasi bersama para Kepala Daerah se-Banua Anam di Aula Idham Khalid, Amuntai. Rapat tersebut fokus pada pengendalian permasalahan wilayah, terutama mitigasi bencana banjir yang kerap melanda kawasan hulu sungai.(Adpim/lnk)









