
KOTABARU – LENTERAKKALIMANTAN.NET
Wajah pesisir Pulau Laut Tanjung Selayar kini bersolek. Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, tidak hanya membawa bantuan sosial dalam agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Al-Ijtihad, Desa Teluk Tamiang, Rabu (4/3/2026), tetapi juga meresmikan Jalan Wisata Teluk Tamiang sebagai urat nadi baru ekonomi warga.
Langkah ini menegaskan orientasi pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi masyarakat nelayan dan pariwisata.
Dalam kunjungannya yang didampingi jajaran Forkopimca dan kepala SKPD, Rusli menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat adalah untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.
“Pemerintah daerah harus hadir, mendengar kebutuhan warga, dan memastikan pembangunan merata. Jalan Wisata ini adalah kunci untuk membuka aksesibilitas, memperlancar mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir,” ujar Muhammad Rusli.
Pembangunan jalan tersebut diproyeksikan menjadi katalisator bagi sektor perikanan dan pariwisata alam Teluk Tamiang yang selama ini menjadi potensi unggulan daerah namun terkendala akses.
Sesuai prinsip transparansi dan distribusi kesejahteraan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyerahkan paket bantuan komprehensif secara simbolis, meliputi:
◾Pendidikan & Sosial: Insentif guru TPA, bantuan usaha ekonomi produktif, dan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Sosial.
◾Kesehatan: Bingkisan untuk balita, remaja putri, dan ibu hamil guna menekan angka stunting melalui Puskesmas Tanjung Selayar.
◾Ekonomi Pesisir: Hibah mesin kapal untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Harapan Baru sebagai modal penguatan hasil laut.
◾Logistik: Paket sembako dari RSUD Pangeran Jaya Sumitra dan PDAM Kotabaru.
Camat Pulau Laut Tanjung Selayar, Saiful Akhyar, menyambut positif peresmian jalan tersebut. Menurutnya, dampak infrastruktur ini akan terasa hingga ke desa-desa sekitar, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Meski demikian, Saiful turut memberikan catatan strategis kepada Bupati. Ia mengusulkan peningkatan ruas jalan dari Desa Tata Mekar menuju Tanjung Pelayar, Tanjung Sungkai, hingga Tanjung Tengah. “Jalur ini krusial karena merupakan akses utama menuju kantor kecamatan dan puskesmas,” tuturnya.
Menutup rangkaian agenda, Bupati mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana kebakaran, terutama saat aktivitas memasak di waktu sahur. Sementara itu, Ustadz Borahim dalam tausiyahnya menekankan bahwa Ramadhan adalah momentum tarbiyah (pendidikan diri) untuk memperkuat kejujuran dan persatuan sosial.
Kegiatan yang diakhiri dengan buka puasa dan salat Magrib berjamaah ini menjadi simbol sinergi antara pembangunan fisik dan penguatan spiritualitas masyarakat Kotabaru di tahun 2026.










