Kotabaru – LENTERAKKALIMANTAN NET_ Pemerintah Kabupaten Kotabaru bergerak cepat menangani kerusakan jalan yang menghubungkan Desa Tanjung Harapan dan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan. Perbaikan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.

Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, S.Sos., langsung menginstruksikan dinas terkait untuk menurunkan alat berat guna mempercepat proses perbaikan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah mengerahkan motor grader untuk meratakan permukaan jalan serta compactor atau roller untuk memadatkan tanah agar lebih stabil.

Di lapangan, pengerjaan difokuskan pada perataan dan pengerasan jalan, sehingga akses transportasi antar desa dapat kembali normal dan aman dilalui kendaraan. Perbaikan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat, khususnya dalam menunjang kegiatan ekonomi dan mobilitas sehari-hari.

Langkah sigap pemerintah daerah ini menjadi bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, terutama di wilayah yang memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antar desa.

Upaya tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya datang dari pengguna media sosial yang sebelumnya sempat mengunggah kondisi jalan rusak. Dalam unggahan terbarunya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah.

Warga sekitar pun turut menyampaikan harapan agar perhatian terhadap pembangunan infrastruktur terus dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Saprudin, menegaskan bahwa penanganan jalan rusak merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan publik, bukan semata karena adanya sorotan di media sosial.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pemetaan titik-titik kerusakan jalan untuk ditindaklanjuti melalui program percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk melalui dukungan program Instruksi Presiden (Inpres).

Pemerintah Kabupaten Kotabaru menargetkan konektivitas jalan di wilayah Pulau Laut dapat semakin optimal pada tahun 2026, termasuk penyelesaian jalan lingkar dari Tanjung Seloka hingga Berangas agar dapat berfungsi secara maksimal.

Bagikan: